Jumat, 27 Juli 2012

Renungan Motivasi Kristen SELAGI MASIH BISA

Semuanya itu disadari John pada saat dia termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya.

Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya, Magy, di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu.

Malam itu, 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham.

Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy, putrinya yang baru berusia 2 tahun datang menghampiri, sambil membawa buku ceritanya yang masih baru. Buku baru bersampul hijau dengan gambar peri.

Dia berkata dengan suara manjanya,

"Papa lihat !"

John menengok ke arahnya dan berkata,

"Wah, buku baru ya ?"

"Ya Papa!" katanya berseri-seri, "Bacain dong !"

"Wah, Ayah sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh", kata John dengan cepat sambil mengalihkan perhatiannya pada tumpukan kertas di depan hidungnya.

Magy hanya berdiri terpaku di samping John sambil memperhatikan. Lalu dengan suaranya yang lembut dan sedikit dibuat-buat mulai merayu kembali,

"Tapi mama bilang Papa akan membacakannya untuk Magy".

Dengan perasaan agak kesal John menjawab,

"Magy dengar, Papa sangat sibuk. Minta saja Mama untuk membacakannya."

"Tapi Mama lebih sibuk daripada Papa," katanya sendu.

"Lihat Papa, gambarnya bagus dan lucu."

"Lain kali Magy, sana! Papa sedang banyak kerjaan."

John berusaha untuk tidak memperhatikan Magy lagi.

Waktu berlalu, Magy masih berdiri kaku di sebelah ayahnya sambil memegang erat bukunya. Lama sekali John mengacuhkan anaknya. Tiba-tiba Magy mulai lagi,

"Tapi Papa, gambarnya bagus sekali dan ceritanya pasti bagus!

Papa pasti akan suka."

"Magy, sekali lagi Ayah bilang, lain kali!" dengan agak keras John membentak anaknya.

Hampir menangis Magy mulai menjauh, "Iya deh, lain kali ya Papa, lain kali."

Tapi Magy kemudian mendekati Ayahnya sambil menyentuh lembut tangannya,menaruh bukunya dipangkuan sang Ayah sambil berkata,

"Kapan saja Papa ada waktu ya, Papa tidak usah baca untuk Magy, baca saja untuk Papa. Tapi kalau Papa bisa, bacanya yang keras ya, supaya Magy juga bisa ikut dengar."

John hanya diam.

Kejadian 3 minggu yang lalu itulah sekarang yang ada dalam pikiran John. John teringat akan Magy yang dengan penuh pengertian mengalah.

Magy yang baru berusia 2 tahun meletakkan tangannya yang mungil di atas tangannya yang kasar mengatakan, "Tapi kalau bisa bacanya yang keras ya Pa, supaya Magy bisa ikut dengar."

Dan karena itulah John mulai membuka buku cerita yang diambilnya, dari tumpukan mainan Magy di pojok ruangan. Bukunya sudah tidak terlalu baru, sampulnya sudah mulai usang dan koyak. John mulai membuka halaman pertama dan dengan suara parau mulai membacanya. John sudah melupakan pekerjaannya yang dulunya amat penting.

Ia bahkan lupa akan kemarahan dan kebenciannya terhadap pemuda mabuk yang dengan kencangnya menghantam tubuh putrinya di jalan depan rumah.

John terus membaca halaman demi halaman sekeras mungkin, cukup keras bagi Magy untuk dapat mendengar dari tempat peristirahatannya yang terakhir.

Mungkin...

"Lakukan sesuatu untuk seseorang yang anda kasihi sebelum terlambat, karena sesal kemudian tidak akan ada gunanya lagi....

Lakukan sesuatu yang manis untuk orang-orang yang kamu kasihi, dengan waktu yang anda punya..."

Selasa, 05 Juni 2012

FIRMAN ITU PROTOKOL KITA


Syalom
Saudaraku dalam Yesus Kristus...
Saya bekerja di sekitar lingkungan protololer bagi kepala daerah kami.
Suatu hari saya menggantikan petugas protokoler mendampingi wakil walikota menghadiri suatu perayaan ulang tahun di gereja besar. Sebelum beliau datang, saya tiba lebih dulu, mencek kesiapan panitia. Meski beliau sudah siap-siap untuk berangkat dari kantor, saya telah menghubunginya lewat ajudan supaya jangan berangkat dulu. Ketika panitia menyatakan siap, beliaupun saya hubungi bahwa mereka sudah boleh berangkat. Ketika mobilnya sudah dekat, panitia saya pesan supaya MC dari atas podium nanti menyambut dengan perkataan selamat datang di dengar semua audiens. Begitu beliau sampai, langkahnya ditahan dulu dekat mobil sampai rombongan tuan rumah datang menyongsong. Setelah itu, barulah beliau boleh melangkah.
Demikianlah contoh aturan-aturan protokoler yang harus kami tegakkan, untuk menunjukkan bahwa walikota dan wakil walikota kami adalah dua orang pejabat negara yang terhormat, semacam raja di daerah itu. Mereka bukan orang sembarangan.
Alangkah rendahnya pandangan umum terhadapnya jikalau dia muncul dan masuk begitu saja ke dalam gedung, tanpa aturan-aturan protokoler seperti itu. Tetapi dengan mematuhi aturan protokoler tersebut, beliau telah menunjukkan kedudukannya yang mulia, dan orang-orang menyambutnya dengan rasa penghormatan dan segan.
Memang aturan protokoler tampak seperti mengekang. Ia tidak boleh menerima tamu secara sembarangan, tidak boleh memakai busana sembarangan, tidak boleh berdiri sembarangan, tidak boleh melangkah ke sembarang tempat. Tapi tanpa itu semua, ia tidak akan berbeda dengan orang biasa.
Juga kalau tidak salah, dalam waktu dekat, Kerajaan Inggris akan berpesta besar oleh pernikahan anggota keluarga kerajaan, ahli waris tahta Inggris Raya, Pangeran William. Sudah barang tentu menyambut itu semua, seluruh keluarga kerajaan akan menjalani protokoler-protokoler yang lebih ketat dari biasanya. Tidak boleh sembarang bicara di depan umum, tidak boleh sembarang muncul, tidak boleh sembarang masuk kesana dan kemari, terlebih untuk kedua calon mempelai. Dan tentu saja mereka semua akan mematuhi sistem protokoler itu dengan senang, sebab semuanya itu adalah cerminan dari kehormatan mereka.
Saudaraku dalam Yesus...
Apakah pentingnya semua itu saya utarakan disini?
Mungkin banyak dari antara kita yang sering merasa dibebani oleh aturan-aturan firman Tuhan. Banyak orang mengeluh. Berat. Sangat berat, begitu keluhan kita.
Mengapa anda, atau kita, sering merasa tak kuat berjalan di atas firman?
Itu karena anda salah dalam orientasi diri. Anda sering kali tidak menyadari siapa diri anda sebenarnya dan mengapa anda harus patuh pada firman.
Anda masih memandang firman sebagai "KUHP", suatu perangkat peraturan yang dibelakangnya ada ancaman hukuman. Sama seperti buruh tunduk pada aturan-aturan tuannya, atau masyarakat tunduk pada KUHP, mereka tunduk karena takut pada penghukuman, takut ditindas, takut pada petugas-petugas kepolisian yang akan segera menangkap dan menghadirkan rasa teror di batin mereka. Demikianlah motif ketundukan kebanyakan kita pada firman Tuhan.
Ketundukan pada peraturan karena takut pada hukuman adalah ketundukan yang terpaksa. Ada kesesakan hati dan keinginan-keinginan untuk memberontak. Kita tunduk bukan karena kita mencintai aturan itu, tapi karena gentar. Secara perasaan, kita sebenarnya tidak suka, kita merasa terjajah, terpenjara, terbelenggu. Itulah sebabnya kita sering menjerit: Berat! Berat sekali!
Saudaraku..
Semua itu timbul karena kita salah mengenali siapa diri kita sesungguhnya.
Tapi hari ini, saya akan membantu anda mengenali siapa anda sebenarnya dan ada hubungan apa antara anda dengan firman Tuhan.
Saudaraku dalam Yesus....
Mental dan kesadaran anda harus anda ubah. Anda bukan buruh di mata Tuhan. Anda bukan rakyat jelata. Anda ialah anggota keluarga Allah. Anda anggota dinasti Kerajaan Allah. Sama seperti Pangeran William patuh pada protokol istana neneknya, atau walikota kami tunduk pada aturan-aturan protokoler, maka firman Tuhan adalah protokoler Kerajaan kita. Anda tunduk terhadapnya bukan karena anda diancam. Anda tunduk padanya demi kehormatan anda sendiri. Ketundukan kita pada firman ialah karena kita ini keluarga terhormat, bahkan yang paling terhormat di muka bumi ini.
Anda ini anak Allah. Hei, anda bukan sembarang orang. Anda anak Allah Yang Maha Tinggi. Anda lebih terhormat dari Pangeran William. Jagalah kehormatan anda itu dengan mematuhi aturan-aturan protokoler Kerajaan Bapa kita.
Coba periksa saudaraku...
KUHP berlaku atas semua orang di negeri ini, tapi jika anda periksa, anda akan tahu bahwa Injil dan surat-surat para rasul tidak ditujukan pada semua orang.
Paulus tidak menulis pesan-pesan Roh Kudus yang didapatnya untuk semua orang. Paulus menulisnya hanya untuk anak-anak Allah. Paulus dan rasul yang lain menulisnya hanya untuk kita. Tidak satupun aturan dalam tulisan-tulisan Paulus ditujukan untuk orang-orang yang bukan anak Allah. Rasul-rasul bahkan menulis agar kita tidak serupa dengan dunia ini. Mereka sedang memberitahu bahwa anda dan saya berbeda. Paulus tidak mengatakan: "Hendaklah engkau hai anak-anak kegelapan, untuk hidup saling mengampuni". "Hai orang-orang duniawi, kasihiliah sesamamu manusia." "Hai orang-orang yang menolak Yesus, hiduplah dalam kekudusan."
Tidak, saudaraku. Seluruh tulisan itu hanya ditujukan padamu, padaku, anak-anak Allah.
Dalam Injil, Yesus tidak berkata: Apa yang dipersatukan setan atau allah-allah palsu, atau penghulu di mesjid, tidak dapat diceraikan manusia. Tetapi Ia berkata: apa yang dipersatukan Tuhan tidak dapat diceraikan manusia. Artinya, peraturan tidak boleh bercerai itu hanya berlaku bagi kita, anak-anak Allah. Mereka yang dinikahkan di kuil-kuil berhala atau di mesjid-mesjid, tidak pernah dipersatukan Tuhan, jadi Tuhan tidak berbicara terhadap mereka.
Jadi Injil juga ditujukan hanya untuk kita!
Mengapa? Karena Firman Tuhan ialah protokoler, dan protokoler hanya diperuntukkan bagi anggota Kerajaan. Peraturan itu dibuat oleh Bapa kita agar dapat membedakan mana anakNya, ahli waris bumi dan surgaNya, dan mana yang bukan.
Jika anda tunduk pada firman, artinya anda sedang menunjukkan kehormatan dan kemuliaan anda pada dunia, sebagai anak Allah.
Jika anda tidak tunduk pada firman, artinya anda mempermalukan diri anda sendiri, mencampakkan mahkota dan jubah Kerajaan anda, sama seperti seorang anak raja yang membangkang, lari dari istana dan memilih mati sebagai gembel jalanan.
Anda benar-benar berbeda dari orang di samping anda yang pergi ke masjid atau kuil-kuil berhala itu. Anda ini anak Allah!
Jadi berdirilah tegap.
Sebagai seorang tebusan Yesus Kristus, anda tidak lagi sama dengan mereka. Mungkin anda berbuat dosa hari ini atau kemarin. Tapi jangan mau diintimidasi oleh iblis bahwa anda tak lagi diinginkan, tak lagi diterima, dan Yesus telah menyesal mati untukmu. Tidak!
Hari ini dan selamanya anda akan tetap anak Allah. Jika anda berdosa, bangkit dari dosa itu sekarang, selesaikan dengan Tuhan, akui di hadapanNya dengan jujur, dan dengarlah, anda telah diampuni akan semua dosamu bahkan sejak ribuan tahun sebelum engkau lahir. Selanjutnya hiduplah dalam kekudusan kembali, sebagaimana mestinya kita harus hidup sebagai anak-anak Allah, Bapa kita.
Mari katakan pada dirimu: "Hai diriku, kau ini anak Allah! Oleh iman di dalam Yesus Kristus!"
Setelah itu jangan lagi sembarang muncul disana sini, jangan pergi ke tempat-tempat sembarangan, jangan berbusana sembarangan, jangan berbicara sembarang, jangan berpikir dan berkhayal sembarang. Jangan membaca atau menonton sembarang tulisan atau tontonan khususnya yang digerakkan oleh hawa nafsu rendah.
Jadilah kudus, sebab itu aturan protokoler Kerajaan. Jadilah rendah hati. Jadilah lemah lembut, jadilah murah hati, jadilah mengampuni, jadilah mengasihi, jadilah ramah pada semua orang, sebab itu semua untuk menunjukkan bahwa anda benar anak Raja.
Memang sepertinya aturan-aturan protokoler itu mengekang kebebasan daging kita. Tapi pandanglah dari sisi yang berbeda, bahwa anda patuh terhadap firman ialah untuk memperlihatkan bahwa anda berasal dari surga.
Menyadari bahwa anda bukan manusia sembarangan lagi adalah langkah pertama bagi anda dalam menghormati firman Tuhan dan hidup didalamnya.
Selanjutnya bersikaplah berkelas. Bicaralah berkelas. Berkomentarlah berkelas. Berjiwalah berkelas. Kelasnya anggota dinasti Kerajaan Allah, dalam ketundukan terhadap Firman yang menjadi protokol keluarga kita. Kehormatan Kerajaan Allah di mata dunia terletak di atas kepatuhan kita terhadap firman Bapa kita.
Mari menghormati nama besar Bapa kita, satu-satunya Allah yang hidup, dengan hidup di dalam ketaatan akan firman Kristus Yesus, Raja segala bangsa.
Tuhan Yesus memberkati.

Jumat, 01 Juni 2012

Kesaksian Ricardo Kaka

kesaksian Ricardo Kaka....





inilah kesaksiannya :

Lahir di Brasilia tahun 1982 dengan nama Ricardo Izecson dos Santos Leite, Kaka lahir dari sebuah keluarga penginjil yang kaya raya. Namun hal itu tidak membuat ia menjadi sombong dengan mengandalkan kekayaan keluarganya, ataupun mengikuti jalan hidup keluarganya dengan menjadi penginjil. Kaka punya jalannya sendiri dan caranya sendiri.Sejak kecil ia sangat menyukai sepakbola, bahkan dalam usia remaja ia menjadi pemain yang cukup terkenal di daerahnya dengan bermain sebagai pemain cadangan di klub San Paulo.

Meski di Piala Dunia , Kaka masih belum menampakkan kehebatannya mencetak gol. Karna dengernya, Kaka baru di operasi hernia, maka kagak bisa maksimal mainnya.
Kaka lahir di keluarga Kristen. Tetapi dia belum Kristen sungguh-sungguh. Sampai suatu hari ketika dia berusia 18 tahun, pada bulan Oktober 2000, dia mendapat kecelakaan. Ketika dia melompat ke kolam renang, kepalanya terantuk dengan dasar kolam renang. Sehingga tulang lehernya menjadi retak dan tidak dapat digerakkan. Kaka pun gak bisa berjalan.
Dokter mengatakan ia tidak bisa bermain sepakbola lagi, bahkan kemungkinan besar akan lumpuh akbibat cidera itu. Tidak ada tindakan operasi atau terapi yang bisa menyelamatkannya.Hidup Kaka hancur berantakan saat itu, kecintaannya pada sepakbola demikian besar, kini semua harus berakhir, bahkan sisa hidupnya harus diisi dengan menjalani kelumpuhannya.

Namun Kaka tahu kemana ia harus minta tolong saat dokter sudah angkat tangan. Kaka bergumul dengan TUHAN YESUS, tidak putus-putusnya ia berdoa memohon kesembuhannya. Ia bernazar pada TUHAN YESUS, bila ia sembuh dan dapat bermain sepak bola lagi, ia akan mempersembahkan seluruh prestasinya itu pada TUHAN YESUS.

Dan keajaibanpun terjadi, setahun setelah kecelakaannya itu tepatnya tahun 2001, TUHAN YESUS menyembuhkannya, ia sembuh total dari sakitnya. Bahkan ia dapat merumput bermain sepak bola lagi. TUHAN YESUS juga memberikan hadiah bonus, ia tidak lagi menjadi pemain cadangan melainkan menjadi pemain utama dan andalan dalam klubnya.

TUHAN YESUS membuat permainan Kaka menjadi begitu hebat sehingga manager tim nasional Brazil terpikat akan permainannya, dan memanggil Kaka untuk mengenakan baju kebesaran tim Brazil , emas dan hijau, dipercaya untuk bertarung di piala dunia 2002.

Dari sekian banyak bakat baru bersinar di Brazil , ia hanyalah seorang pemain muda yang belum setahun membela klubnya, namun sudah dipanggil masuk tim nasional. Bagi Kaka itu adalah keajaiban dan anugerah yang besar baginya.
Walaupun dia hanya jadi pemain cadangan dan duduk dipinggir lapangan menonton pertandingan para seniornya di Piala Dunia, namun Kaka sudah sangat senang dapat ikut serta dalam kompetisi sebesar Piala Dunia. Kaka tidak menyadari TUHAN YESUS sedang menyediakan keajaiban lainnya bagi dia.

Beberapa pertandingan berjalan begitu keras bagi Brazil , sehingga beberapa pemain bintang harus disimpan karena cidera. Datanglah kesempatan bagi Kaka untuk turun membela timnya. Di bawah pembelaannya Brazil pun menang, peristiwa legendaris yang menggemparkan dunia itupun terjadi, Kaka mengangkat seragamnya dan di baliknya ada sebuah tulisan yang menggegerkan, kaos putih itu bertuliskan “I Love Jesus”.


Itu terus dilakukannya setiap kali teman-temannya merayakan gol. Dan akhirnya Brazil pun memenangkan Piala Dunia 2002, setelah menaklukan Jerman di final dengan skor 2-0. Dalam parade kemenangan di negaranya sendiri, kaos kesayangan yang bertuliskan ‘I love Jesus’ itu tidak pernah dilepasnya. Hal itu menginspirasi banyak pemain Brazil (bahkan pemain negara lain) melakukan hal yang sama.


Saat diwawancara oleh stasiun TV dan ditanya mengapa ia melakukan hal itu, ia berkata, “Saya ingin memperlihatkan dengan hidup dan kerja saya, apa yang telah TUHAN YESUS lakukan bagi saya, supaya orang lain dapat melihat apa yang TUHAN YESUS bisa lakukan dalam kehidupan mereka.”

Permainannya yang cantik di Piala Dunia tidak luput dari perhatian sebuah klub raksasa di Italia, AC Milan. Tidak lama kemudian mereka meminta Kaka masuk dalam timnya sebagai pemain utama. Kaka pun pindah bergabung dengan AC Milan, masuk dalam liga Italia yang keras dan penuh bintang. Namun dalam musim pertamanya di Liga Italia seri A, ia langsung menyumbangkan gelar juara scudetto bagi AC Milan.

Dalam waktu singkat Kaka menjadi bintang dan pujaan banyak orang khususnya wanita, kegantengannya yang seperti seorang bintang film membuat ia selalu dikejar-kejar fans wanita, di manapun ia berada akan selalu ada jeritan gadis-gadis muda yang mengaguminya.


Namun cinta dan kesetiannya hanya pada Caroline Celico, kekasihnya yang jauh di Brazil . Walaupun kehidupan pemain sepakbola selalu dikeliling wanita-wanita cantik super model, atau pesta-pesta kemenangan, Kaka selalu menghindari semuanya itu. Ia bahkan tidak mau membawa Caroline tinggal dengannya di Italia sebelum pernikahan, seperti yang dilakukan para pemain bola di liga-liga besar.

Tahun 2005, Kaka meminang Caroline, dalam sebuah upacara perkawinan yang sangat sederhana, sangat berbeda dengan pernikahan selebritis lain yang super mewah. Dalam jumpa pers ia menyatakan bahwa ia masih perjaka dan Caroline masih perawan.
“Itu adalah periode yang penting, sebuah ujian untuk cinta kami berdua. Saya seorang pria normal dan pasti tergoda untuk melakukan hubungan sebelum pernikahan, tapi saya bisa melewatinya. Malam pertama kami juga ditandai darah keperawanan, sebagai tanda cinta suci kami.”


Putra mereka pertama bernama Luca lahir pada tahun 2008. Ketika Kaka kembali ke Brazil dan tidak mengikuti pertandingan, Kaka sering berkotbah dan memimpin pujian di gerejanya.


Walaupun sebuah isu pindah agama sempat menerpanya di akhir tahun 2006, namun Kaka membuktikan pada mata dunia, bahwa ia adalah murid Kristus sejati dalam final liga Champion Mei 2007. Menjadi pahlawan kemenangan melawan Liverpool , Kaka langsung merayakan golnya dengan membuka kaosnya dan menunjukan tulisan “I belong to Jesus” kemudian berlutut berdoa bersyukur di tengah lapangan. Teman-temannya yang lain turut merayakannya, tapi mereka mengerti dan tidak mengganggu Kaka yang sedang berdoa. Peristiwa ini ditonton jutaan pemirsa yang menyaksikan final Liga Champion 2007.







Bagi Kaka beserta seluruh pemain dan pendukung AC Milan, kemenangan ini
merupakan mujizat. Tidak ada yang menyangka AC Milan akan menang, di tengah kepungan 3 raksasa Inggris yang diunggulkan yaitu Manchester United, Chelsea dan Liverpool.

Kaka menjadi Top Scorer dalam Liga Champion, pertarungan liga paling bergengsi dan tertinggi di seluruh dunia. Membuatnya dinobatkan sebagai raja oleh para media Italia, dan pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik di dunia.

Kaka pun bersyukur atas pemberian dari TUHAN YESUS sebagai pemain terbaik pada waktu tahun itu.
kaka adalah Player of the Year 2007 versi FIFA.
Kaka sering menyaksikan akan keajaiban yang dialami dalam hidupnya. TUHAN YESUS sering mempunyai sesuatu yang lebih untuk kita daripada apa yang kita pikirkan, kata Kaka : “Aku tidak pernah menyangka akan menjadi pemain sepakbola dunia bahkan memenangkan pernghargaan dari FIFA.” Ayat Alkitab yang sering Kaka ingat adalah diambil dari Yohanes 4:16 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”


Kaka salah satu bintang sepakbola di tim Brazil. Demikian juga di Eropa di klub-nya yang sekarang di Real Madrid. Klub-klub kaya seperti Real Madrid telah mengajukan penawaran sebesar 100 juta euro (1 trilyun rupiah lebih) sebagai kategor pemain termahal saat ini.

dan juga Kaka dengan teman-temannya seperti Lucio (kapten) mengadakan Bible Study dan berdoa. Mereka sepakat untuk dapat memuliakan TUHAN YESUS pada waktu Saat pertandingan. Termasuk membuat kaos dalam khusus yang bertuliskan “I Belong To Jesus” atau “I Love Jesus”. Tahun 2006 FIFA melarang para pemain Brazil untuk memakai kaos dalam tersebut.

“Kami mematuhi peraturan FIFA tersebut.” kata Kaka. “Kami percaya mempunyai tugas untuk menabur dan biarlah Roh Kudus yang akan menumbuhkannya. Kiranya hidup kami dapat memuliakan nama TUHAN YESUS yang di sorga, dan memimpin banyak orang datang kepada TUHAN YESUS dengan contoh hidup kami.”amin..


sekian dari kesaksian dari Ricardo Kaka...

semoga bermanfaat yaa tulisan kesaksian ini...

LORD JESUS bless you all...

Sabtu, 28 April 2012

“ CARILAH TUHAN YESUS DAN KEBENARAN-NYA.”

“ CARILAH TUHAN YESUS DAN KEBENARAN-NYA.”


“Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran!” Yesaya 55:1



Pertolongan bersumber dari TUHAN; inisiatif untuk memberi pengharapan datang dari TUHAN juga, dan bagian manusia adalah meresponsnya. Dalam ayat per...tama dikatakan ”Ayo...” yang artinya suatu ajakan atau undangan untuk kita semua, sebab TUHAN YESUS sangat memperhatikan kebutuhan hidup kita, Ketika kita dalam keadaan kekurangan. Oleh karena itu TUHAN YESUS memberikan semua itu dengan cuma-cuma alias gratis......AMEN.

...
Banyak orang tidak mengerti rahasia untuk meraih berkat-berkat Tuhan tersebut sehingga mereka mencoba mencari pertolongan dan pengharapan di luar TUHAN YESUS. Padahal pertolongan dan pengharapan dari dunia ini hanya bersifat semu. Seringkali manusia berpikir bahwa harta kekayaan, pangkat dan kepandaian dapat mengatasi masalah dalam hidup ini. TUHAN YESUS jelas menyatakan, ”...di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:5b). Ingat, kekuatan manusia itu ada batasnya dan semua harta benda yang kita miliki di dunia ini bisa habis lenyap dalam sekejap mata karena ”...di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.” (Matius 6:19b). Tetapi dalam TUHAN YESUS kita akan mendapatkan berkat dan jaminan hidup yang tidak dimiliki orang-orang di luar Dia. TUHAN YESUS sendiri berkata, ”Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yohanes 10:10b).



Ada pun kunci untuk dapat menikmati berkat-berkat Tuhan adalah:

1. Kita harus memiliki telinga yang senantiasa mendengarkan akan firmanNya ....
Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud.( Yesaya 55:3 ) Kita harus mau melangkah untuk melakukan kehendak Tuhan (hidup dalam ketaatan). ”Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” (Yohanes 15:7).



2. Kita harus mencari Tuhan dan selalu berharap padaNya.....

Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! ( Yesaya 55:6)
Kita harus membangun kekariban dengan TUHAN YESUS, serta mempercayakan hidup ini sepenuhnya kepadaNya, bukan kepada yang lain.


Apa pun yang kita perlukan, TUHAN YESUS pasti sanggup menyediakan, asal kita mau mengerjakan bagian kita.

TAK ADA ALASAN UNTUK RAGU LAGI

Markus 11:24


Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.



Syalom
Saudaraku dalam kasih Yesus....


Alkitab mengajar kita untuk tidak meragukan Allah. Tapi tak bisa dipungkiri, keraguan selalu saja menjadi masalah bagi banyak orang kristen ketika terjadi situasi-situasi darurat di lapangan. Meskipun mereka berusaha keras untuk mencoba tidak ragu, tetap saja suatu saat mereka tiba pada titik keraguan, yang dapat membuat depresi rohani.


Sekarang, saya mau saudara semua paham, bahwa sesungguhnya, tidak ada alasan lagi bagi kita untuk pernah meragukan kebaikan dan pertolongan Tuhan Yesus.


Pertama, mari kita pahami dulu akar dari keraguan. Mengapa orang ragu? Dari mana keraguan berasal?



Saudaraku...
Keraguan berasal dari ketidakpastian, atau keadaan yang spekulatif atas sesuatu yang belum terjadi. Ambil contoh final Liga Champions antara Manchester United melawan Barcelona yang akan segera berlangsung. Itu belum terjadi, tapi kita tahu, akan ada satu yang menang dan satu kalah. Pertanyaannya, siapa yang akan menang? Saya sejak lama penggemar Manchester United, tentu berharap mereka menang. Tapi ketika ditanya, apakah saya yakin, apakah mereka pasti menang? Seribu kalipun saya bilang: pasti! Itu masih spekulatif, dan belum tentu terjadi demikian.



Saudaraku...
Diakui atau tidak, iman seperti itulah yang dimiliki kebanyakan orang kristen, anda dan saya, itulah sebabnya tidak banyak diantara kita yang benar-benar senantiasa berkemenangan.


Para pendeta mengajarkan dari mimbar, dan orang-orang menjadi percaya, bahwa dasar dari iman kita adalah karena kita tahu bahwa ALLAH ITU BAIK, sehingga Ia AKAN menjawab doa kita.


Maksud saya begini. Anda punya pergumulan, misalnya ibu anda sakit. Anda berdoa meminta pertolongan Tuhan agar mau menyembuhkan ibu anda, tapi kesembuhan belum juga datang. Lalu orang-orang datang menghibur anda dan berkata bahwa Allah kita baik, dan Ia AKAN mengabulkan permintaan anda dan menyembuhkannyaa.


Saya mau bertanya, dengan pola iman seperti itu, dapatkah anda BENAR-BENAR percaya bahwa ibu anda akan sembuh, dan tidak ada keraguan terbersit sedikit pun? Bulatkah iman anda? Saya kira, bagaimana pun anda berusaha, pasti akan ada tersisa keraguan di dalam dada anda. Dan ketika akhirnya ibu anda meninggal, saya kawatir iblis, melalui lidah orang lain ataupun melalui pikiran anda sendiri, akan menuduh bahwa ibu gagal sembuh karena iman anda kepada Allah tidak bulat. Anda kehilangan ibu, juga terintimidasi dan tertuduh. Dampaknya, anda akan sangat kecewa kepada Tuhan.


Ada berapa banyak anak Tuhan yang seperti ini?



Saudara...
Mengapa dengan pola iman seperti itu, sulit sekali untuk bisa bulat? Jawabannya, sebab iman seperti itu didasarkan pada dasar yang spekulatif: anda mengajukan satu permintaan kepada Tuhan, pilihannya ada dua: dijawab atau tidak dijawab, lalu karena anda tahu Allah itu baik: anda berharap Ia akan menjawab doa anda.


Kalau doa anda tidak dijawab, apa yang biasa kita katakan? Paling-paling kita berkata: berarti bukan kehendak Allah, berarti Tuhan punya rencana yang lain".


Lihat, sangat spekulatif. Meraba-raba. Menduga-duga. Serba mungkin. Tidak pernah dapat menjadi bulat.


Saya mau beritahu, iman spekulatif dan berharap-harap cemas begini adalah tipe iman yang dimiliki semua agama palsu juga: mereka memohon kepada Tuhan dan bukan kepada setan karena mereka percaya Tuhan mereka baik, jadi mereka dapat berharap bahwa Tuhan mereka akan menjawab.


Saudaraku, bukanlah iman seperti itu yang Alkitab ajarkan. Itu bukan iman! Itu pengharapan.



Selanjutnya, firman yang saya kutip di atas berkata:
"Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu".


Beberapa orang telah mengajarkan hal ini dengan salah kaprah. Dengan ayat itu, mereka mendorong anda untuk berpura-pura telah sembuh, supaya -barangkali- anda akan benar-benar sembuh. Artinya, kita harus memancing dulu kesembuhan itu. Bernada sugesti, seolah-olah iman itulah yang menciptakan kesembuhan.



Saudaraku..
Firman di atas tidak dimaksudkan sebagai sugesti seperti yang sering kita praktekkan. Iman kita bukanlah bersifat spekulatif seperti cara kerja tukang ramal, bukan juga bersifat sugesti seperti cara kerja tukang hipnotis. Semua itu bukan iman yang dmaksudkan Alkitab!


Iman tidak menciptakan kesembuhan. Kesembuhan itu karya kasih karunia Kristus Yesus. Tetapi iman adalah tindakan menerima. Iman adalah "tangan" untuk mengambil.


Sekarang anda bertanya, jadi seperti apa iman yang benar?



Saya mau menerangkannya melalui suatu perbandingan:
Ada seorang mahasiswa yang indekost. Ketika ia membutuhkan uang, maka ia menyurati ayahnya dan memintanya, lalu percaya bahwa ayahnya pasti mengirimkan uang itu, sebab ia tahu ayahnya baik dan sayang padanya.


Tetapi ia punya teman di kamar sebelah. Sejak awal kuliah, ayahnya sudah menyediakan di rekeningnya uang puluhan juta, sehingga ketika ia butuh uang, ia tinggal mengambilnya ke ATM. Jadi ia percaya, dengan tidak perlu berharap-harap cemas, ia akan segera memegang uang itu.


Kasus pertama adalah apa yang sejak tadi saya terangkan sebagai iman yang spekulatif. Dia percaya bapaknya baik dan AKAN memenuhi permintaannya.


Kita memang percaya bahwa Allah kita baik pada kita. Tapi iman spekulatif masih akan menyisakan sedikit ruang bagi kemungkinan yang lain, dan biasanya hal itu adalah: "Mungkin Allah tidak menghendakinya....." Atau: "Mungkin Allah punya rencana lain..." Dari sinilah keraguan itu muncul.


Tetapi sejak sekarang, kita harus meninggalkan iman seperti itu. Sebab yang benar adalah seperti kasus yang kedua, Allah sudah menyediakan semuanya, di dalam kasih karunia.


Anda dan saya lahir di zaman kasih karunia, sejak kematian Yesus. Sebelum anda memiliki pergumulan, sebelum anda meminta pertolongan Tuhan, Tuhan sudah menyediakan pertolongan. Sebelum anda bertobat, sebelum anda berdosa, bahkan sebelum anda lahir, pengampunan dan keselamatan telah disediakan bagi anda.


Kesembuhan telah diberikan pada anda, pada saya, pada semua orang. Itu telah menjadi milik kita.


Tidak benar Tuhan tidak menghendaki anda sembuh. Jika ada yang mengajarkan hal itu pada anda, anda harus menolaknya. Tidak benar bahwa Tuhan menghendaki anda sembuh lain waktu saja, kapan-kapan. Tuhan menghendaki anda sembuh, dan Ia menghendaki anda sembuh sekarang!


Bahkan yang paling akurat adalah: Ia telah menghendaki anda sembuh jauh hari sebelum anda sakit, dua ribu tahun sebelum anda lahir!


Jadi sekarang anda tahu bahwa firman di atas bukanlah suatu mekanisme sugesti pikiran yang menciptakan sesuatu. Yang benar, memang anda benar-benar telah menerimanya. Yesus benar-benar telah memberinya pada anda di alam roh. Persoalannya, karena anda tidak dapat melihat alam roh, anda tidak percaya bahwa anda telah memiliki kesembuhan itu. Jadi Yesus memberitahu supaya anda percaya dan jangan ragu-ragu. Jika anda ragu, artinya anda menyangkal memiliki sesuatu yang telah anda miliki.


Anda memiliki jantung, dan anda percaya memilikinya meskipun anda tidak melihatnya. Nah, demikianlah anda harus memperlakukan semua yang telah anda miliki di alam roh: pengampunan, kesembuhan, berkat kemakmuran, keturunan, kepulihan, kemenangan, sukacita, dan sebagainya yang telah dianugrahkan Allah di dalam kasih karuniaNya.


Jika anda telah mengetahui bahwa anda telah memiliki semuanya, dan semua doa permintaan anda telah disediakan jauh hari sebelum anda berdoa, sekarang masih adakah alasan anda untuk ragu lagi bahwa jangan-jangan Tuhan tidak berkehendak..??


Percayailah, sebab hal itu fakta.


Bukan kepercayaan anda yang menjadikannya ada sebagaimana yang diduga banyak hamba Tuhan, tetapi karena itu fakta, maka sepantasnya anda percaya.


Jika ada teman baik kita meninggal, lalu hal itu diberitakan kepada kita, ada kalanya kita seperti tidak percaya pada berita itu. Tapi dengar, ketidakpercayaan anda tidak akan membuat kematiannya batal, atau kepercayaan anda yang telah membunuhnya. Tidak. Mau percaya atau tidak, hal itu tidak akan mempengaruhi fakta yang telah terjadi. Tetapi ada baiknya anda percaya bahwa teman anda itu telah mati, sebab itu fakta. Jika anda tidak percaya, padahal faktanya ia telah mati, berarti anda ini bebal.


Karena itu Yesus berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya (sebab hal itu adalah fakta yang telah terjadi di alam roh), maka hal itu akan diberikan kepadamu (termanifestasi di alam jasmani).



Jikalau yang anda minta atau harapkan itu sudah diberikan pada anda, untuk apa anda berguling-guling merintih-rintih memohon pada Tuhan dengan berurai air mata seperti seseorang yang sangat menderita luka batin? Jangan-jangan Tuhan akan menghardik anda seperti Ia menghardik Petrus dkk. saat perahu mereka diterjang badai: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya...!"
Jadi baiklah anda bersyukur saja pada Allah, dan mempercayai tanpa ragu bahwa anda memang telah memilikinya, maka itu akan terwujud di alam jasmani.


Jadi baiklah anda bersyukur saja pada Allah, dan mempercayai tanpa ragu bahwa anda memang telah memilikinya, maka itu akan terwujud di alam jasmani.


Terpujilah Tuhan Yesus

Renungan Motivasi Kristen ♥ KASIH SEJATI ♥

John dan Jessica telah berumah tangga selama 7 tahun..

Mereka saling mencintai, namun Jessica sejak awal menutupi semua perasaan cintanya terhadap John..Ia begitu takut apabila John mengetahui betapa ia mencintai pria itu, John lantas meninggalkannya sebagaimana kekasih-kekasihnya selama ini..Tapi tidak bagi John..Ia selalu menyatakan perasaan cintanya kepada Jessica dengan tulus dan begitu terbuka..Setiap saat ketika bersama Jessica, John selalu menunjukkan cintanya yang besar, seolah-olah itulah saat akhir John bersama Jessica..



Jessica selalu bersikap tidak menyenangkan terhadap John..Setiap saat dia selalu mencoba menguji seberapa besar cinta John terhadapnya. Jessica selalu mencoba melakukan hal-hal yang keterlaluan dan diluar batas kepada John..Meski Jessica tahu betapa hal itu sungguh salah, namun melihat sikap John yang tetap berlaku baik padanya, membuat Jessica tetap bertahan untuk melihat seberapa besar kesungguhan cinta pria yg dinikahinya itu..



Hari pertama pernikahan mereka.. Jessica bangun siang..Dia tidak sempat menyiapkan sarapan untuk John ketika John hendak berangkat kerja..Namun John tetap tersenyum dan mengatakan, “Tidak apa-apa..Nanti aku bisa sarapan di kantor..”



Saat John pulang dari kantor, Jessica tidak sengaja memasak makanan yang tidak disukai John..Meski menyadari hal itu, Jessica tetap memaksakan agar suaminya mau makan makanan itu..John tetap tersenyum dan berkata, ” Wah..sepertinya sudah saatnya aku belajar menghadapi tantangan..Masakanmu sepertinya tantangan yang hebat, sayang..Aku sudah tidak sabar untuk menyantapnya.” Jessica terkejut, tapi tidak mengatakan apa-apa.



Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam saat Jessica terlelap John memanjatkan doa, “Tuhan….Di pagi pertama pernikahan kami Jessica tidak membuatkanku sarapan. Padahal aku begitu ingin bercakap-cakap di meja makan bersamanya sambil membicarakan betapa indah hari ini, di hari pertama kami menjalani kehidupan baru sebagai suami istri... Tapi tidak apa-apa, Tuhan... Karena sepertinya Jessica kelelahan setelah resepsi pernikahan kami tadi malam..Bantulah kekasih hatiku ini, Tuhan agar dia boleh punya tenaga yang cukup untuk menghadapi hari baru bersamaku besok..Tuhan, Engkau tau betapa aku tidak bisa makan spaghetti karena pencernaanku yang tidak begitu baik..Tapi sepertinya Jessica sudah bekerja keras untuk masak makanan itu..Mampukan aku untuk menghargai setiap apa yang dilakukan istriku kepadaku, Tuhan..Jangan biarkan aku menyakiti perasaannya meski itu tidak mengenakkan bagiku..”



Tahun kedua pernikahan mereka..John membangunkan Jessica pagi-pagi untuk berdoa bersama..Namun Jessica menolak dan lebih memilih melanjutkan tidurnya. John tersenyum dan akhirnya berdoa seorang diri.



Sore hari sepulang kantor, John mengajak Jessica berjalan-jalan ke taman..Meski terpaksa, Jessica akhirnya mau juga ke tempat dimana dulu perasaannya begitu berbunga-bunga saat bersama John...Tetapi Jessica menolak rangkulan John, dan berkata, “Jangan, John..Aku malu..”..John tersenyum dan berkata, “Ya, aku mengerti..” Jessica melihat kekecewaan dimata John, namun tidak melakukan apapun untuk menghilangkan kekecewaan itu..



Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..” Tuhan..Ampuni aku yang tidak bisa membawa istriku untuk lebih dekat pada-MU pagi hari ini..Mungkin tidurnya kurang karena pikirannya yang sedang berat..Tapi aku yakin, Tuhan besok Jessica mau bersama-sama denganku bercakap-cakap kepada-Mu..Tuhan, Engkau juga tahu kesedihanku saat Jessica menolak kurangkul ketika ke taman hari ini. Tapi tidak apa-apa Dia sedang datang bulan, mungkin karena itu perasaannya juga jadi lebih sensitive Mampukan aku untuk melihat suasana hati istriku, Tuhan.”



Tahun ketiga pernikahan mereka. Mereka kini mempunyai seorang putera bernama Mark. Jessica menjadi tidak pernah lagi meneruskan kebiasaannya membaca bersama John sebelum tidur. Jessica semakin sering menolak ciuman John..



Jessica memarahi John habis-habisan sore itu ketika John lupa mencuci tangan saat akan menggendong Mark ketika John pulang kerja..Jessica tahu betapa hal itu membuat John terpukul..Namun idealismenya terhadap mendidik Mark membuat Jessica mengabaikan perasaan John..Dan John tetap tersenyum..



Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..”Tuhan, Engkau tahu betapa sedih hatiku saat ini..Semenjak kelahiran Mark, aku kehilangan begitu banyak waktu bersama Jessica..Aku merindukan saat-saat kami membaca bersama sebelum tidur dan menciuminya sebelum ia tertidur..Tapi tidak apa-apa..Dia begitu capek mengurusi Mark seharian saat aku bekerja di kantor..Hanya saja, biarkanlah dia tetap terus tertidur dalam pelukanku, Tuhan….Karena aku begitu mencintainya. Sore tadi Jessica memarahiku karena aku lupa mencuci tangan saat menggendong Mark, Tuhan..Aku begitu kangen pada anakku sehingga teledor melakukan sebagaimana yg diminta istriku..Engkau tahu betapa aku terluka akan kata-kata Jessica, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica mungkin hanya kuatir terhadap kesehatan anak kami Mark apabila aku langsung menggendongnya...Kesehatan Mark lebih penting daripada harga diriku.”



Tahun keempat pernikahan mereka.. Jessica tidak ingat memasak makanan kesukaan John di hari ulang tahunnya..Jessica terlalu sibuk belanja sehingga lupa bahwa John selalu minta dibuatkan Blackforest dengan taburan coklat dan ceri diatasnya setiap ulang tahunnya tiba..



Jessica juga lupa menyetrika kemeja John yang menyebabkan John terlambat ke kantor pagi itu karena John terpaksa menyetrika sendiri kemejanya..Jessica tau kesalahannya, namun tidak menganggap hal itu sebagai sesuatu hal yang penting.



Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..”Tuhan, Untuk kali pertama Jessica lupa membuatkan Blackforest kesukaanku di hari ulang tahunku ini..Padahal aku sangat menyukai kue buatannya itu. Menikmati kue Blackforest buatannya membuatku bersyukur mempunyai istri yang pandai memasak sepertinya, dan merasakan cintanya padaku.. Namun tahun ini aku tidak mendapatinya. Tapi tidak apa-apa..mungkin lebih banyak hal-hal lain yang jauh lebih penting daripada sekedar Blackforest itu. Paling tidak, aku masih mendapatkan senyuman dan ciuman darinya hari ini. Ampuni aku, Tuhan apabila tadi pagi aku lupa tersenyum kepada Jessica..Aku terlalu sibuk menyetrika bajuku dan memikirkan pekerjaanku di kantor..Jessica sepertinya lupa untuk melakukan hal itu, meski aku sudah meminta tolong padanya tadi malam. Jangan biarkan aku melampiaskan emosiku karena dampratan atasanku akibat keterlambatanku hari ini kepada Jessica, Tuhan.. Jessica mungkin keliru menyetrika kemeja mana yang seharusnya kupakai hari ini.. Lagipula, sepatuku begitu mengkilap..Aku yakin Jessica sudah berusaha keras agar aku kelihatan menarik saat presentasiku tadi..Terima kasih untuk kebaikan istriku, Tuhan.”



Tahun kelima pernikahan mereka. Jessica menampar dan menyalahkan John karena Mark sakit sepulang mereka berenang..John terlalu asyik bermain-main dengan Mark sehingga tidak menyadari betapa Mark sangat sensitive terhadap dinginnya air kolam renang, yang mengakibatkan Mark terpaksa dirawat dirumah sakit….



Jessica mengancam akan meninggalkan John apabila terjadi apa-apa dengan Mark..Jessica melihat genangan air mata di mata John, namun kekerasan hatinya lebih menguasainya ketimbang perasaan John.



Tetapi Malaikat tahu betapa saat itu John lantas menuju ke Kapel rumah sakit dan memanjatkan doanya sambil menangis..” Tuhan..Tadi Jessica menamparku karena kelalaianku menjaga Mark sehingga dia sakit.. Belum pernah Jessica bersikap dan berkata sekasar itu padaku, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica benar-benar kuatir terhadap anak kami sehingga ia bersikap demikian..Tapi Tuhan, aku begitu terluka saat ia mengatakan akan meninggalkanku. Engkau tahu betapa ia adalah belahan jiwaku. Jangan biarkan hal itu terjadi, Tuhan..Mungkin dia begitu dikuasai kekuatiran sehingga melampiaskannya padaku..Tidak apa-apa, Tuhan..Tidak apa-apa. Asal dia mendapat ketenangan, aku akan merasa bersyukur sekali.. Dan sembuhkanlah putera kami, Mark agar dia boleh kembali dapat ceria dan bermain-main bersama kami lagi, Tuhan..”



Tahun keenam pernikahan mereka.. Jessica semakin menjaga jarak dengan John setelah kehadiran Rebecca, puteri mereka..Jessica tidak pernah lagi menemani John makan malam karena menjaga puteri mereka yang baru berusia 5 bulan..



Jessica juga menjual kalung berlian pemberian John dan menggantinya dengan perhiasan lain yang lebih baru. Ketika John mengetahui hal itu, Jessica tau John menahan amarahnya, namun Jessica berdalih, “John, itu hanya kalung berlian biasa. Lagipula, aku bukan menjualnya, melainkan menukarnya dengan perhiasan yang lebih baru..”



Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..”Tuhan, Aku begitu kesepian melewatkan makan malam sendirian tanpa Jessica bersamaku.. Aku begitu ingin terus bercerita dan tertawa bersamanya di meja makan..Engkau tau, itulah penghiburanku untuk melepas kepenatanku setelah seharian bekerja di kantor..Tapi tidak apa-apa..Rebecca tentu lebih membutuhkan perhatiannya daripadaku.. Lagipula, Mark kadang-kadang mau menemaniku.. Hanya saja, jangan biarkan aku memendam sakit hati kepada Jessica karena menjual kalung pemberianku. .Engkau tau begitu lama aku menabung dan bekerja ekstra demi menghadiahinya kalung itu, hanya untuk membuktikan terima kasihku padanya atas kesetiaan dan pengabdiannya sebagai istriku dan ibu dari anak-anakku. Ampuni aku apabila tadi aku sempat berpikir untuk marah padanya..”



Tahun ketujuh pernikahan mereka.. Jessica sama sekali tidak mengindahkan kebiasaannya membelai kepala John dan mencium kening suaminya sebelum John berangkat kantor..Padahal Jessica tau, selama ini apabila dia lupa melakukannya, John selalu kembali kerumah siang hari demi mendapatkan belaian dan ciuman Jessica untuknya..Karena John tidak akan pernah tenang bekerja apabila hal itu belum dilakukan Jessica padanya..Jessica tidak mengucapkan I LOVE YOU untuk kali pertama dalam 7 tahun pernikahan mereka..



Dan di tahun ketujuh itu pula, John mengalami kecelakaan saat akan berangkat ke kantor..Ia mengalami pendarahan yang hebat, yang membuatnya terbaring tidak sadarkan diri di ranjang rumah sakit..



Jessica begitu terguncang dan terpukul.. Ia begitu takut kehilangan John, suami yang dicintainya...Yang selalu ada kapan saja dia butuhkan..Yang selalu dengan tersenyum menampung semua emosi dan kemarahannya. Yang tak pernah berhenti mengatakan betapa John mencintainya.. Tak sedikitpun Jessica beranjak dari sisi tempat tidur John..Tangannya menggenggam erat jemari suaminya yang terbaring lemah tak sadarkan diri..Bibirnya terus mengucapkan I LOVE YOU, karena ia ingat kalau ia belum mengatakan kalimat itu hari ini..



Karena begitu sedih dan lelah menunggui John, Jessica tertidur..Dalam tidurnya, malaikat yang selama ini mendengar doa-doa John pada Tuhan membawa Jessica melihat setiap malam yang John lewatkan untuk mendoakan Jessica..Ia menangis sedih melihat ketulusan dan rasa cinta yg besar dari John padanya..Tak sedikitpun John menyalahkannya atas semua sikapnya yang tidak mempedulikan perasaan dan harga diri John selama ini..Alih-alih demikian, John malahan menyalahkan dirinya sendiri.. Jessica menangis menahan perasaannya. Dan untuk kali pertama dalam hidupnya, Jessica berdoa, “Tuhan, ampuni aku yang selama ini menyia-nyiakan rasa cinta suamiku terhadapku.. Ampuni aku yang tidak memahami perasaan dan harga dirinya selama ini.. Beri aku kesempatan untuk menunjukkan cintaku pada suamiku, Tuhan.. Beri aku kesempatan untuk meminta maaf dan melayaninya sebagai suami yang kucintai..”



Dan ketika Jessica terbangun, Ia melihat pancaran kasih suaminya menatapnya..” Kamu keliatan begitu lelah, sayang.. Maafkan aku yang tidak berhati-hati menyetir sehingga keadaannya mesti jadi begini dan membuatmu kuatir..Aku tidak konsentrasi saat menyetir karena memikirkan bahwa kau lupa mengatakan I LOVE YOU padaku..”..Belum selesai John berbicara, Jessica lantas menangis keras dan menghambur ke pelukan suaminya..



“Maafkan aku, John..Maafkan aku..I LOVE YOU..

I really Love you..Kaulah matahariku, John..

Aku tidak bisa bertahan tanpamu..

Aku berjanji tidak akan pernah lupa lagi mengatakan betapa aku mencintaimu...Aku berjanji tidak akan pernah mengabaikan perasaan dan harga dirimu lagi..I LOVE YOU, John..I LOVE YOU.”



Berapa banyak diantara kita yg menjadi seperti Jessica ?

Yang mengabaikan perasaan kekasih hati kita demi kepentingan dan harga diri kita sendiri ? Jangan sampai terjadi sesuatu yang berat untuk kita lalui demi menyadari betapa berharganya orang-orang yang mengasihi kita..



Lebih dari itu, cinta yang sesungguhnya adalah ketika kita bisa seperti John, yang mengabaikan kepentingan dirinya dan perasaannya demi menjaga dan menunjukkan cintanya kepada pasangannya. Yang menjadikan pasangan hidup kita sebagai subjek untuk dikasihi dan dilayani, bukan sebaliknya..